NewBiks is now a member of the OpenAI Partner Network
InsightsBy Nura Linggih

Iklan Google AI Mode: 10 Negara, RI Belum

Penjual furnitur yang bergerak samar merapikan kursi saat ponsel tanpa merek memotretnya di toko Jakarta saat hujan.

Iklan Google AI Mode sekarang bisa muncul untuk pencarian di Singapura tanpa campaign atau budget baru. Indonesia sudah punya AI Mode dalam Bahasa Indonesia, tapi iklan di dalam jawaban AI baru tersedia di AI Overviews dan inventory-nya masih berbahasa Inggris.

Bedanya penting karena cara orang mencari ikut berubah. Laporan Google untuk AS pada Mei 2026 bilang query di AI Mode rata-rata tiga kali lebih panjang dari pencarian biasa. Calon buyer bisa menjelaskan kerjaan, batasan, dan konteks sebelum melihat opsi bersponsor. Niat belinya mungkin lebih jelas, tapi bisnis tetap harus menjawab pertanyaan yang lebih susah setelah klik masuk.

Iklan Google AI Mode datangnya belum rata

Google merilis pengumuman global dan halaman bantuan dengan detail operasional. Kalau dibaca bareng, keduanya menunjukkan produk yang berbeda di dua pasar.

Angka yang dipublikasikanSingapuraIndonesiaYang belum dibuka Google
Ekspansi iklan AI Mode, 28 Okt 2026Masuk 10 negara baru dan satu dari tiga pasar Asia TenggaraTidak masuk daftarVolume launch, belanja iklan, atau hasil conversion per negara
Iklan di dalam jawaban AI, Okt 2026AI Overviews dan AI Mode, bahasa InggrisAI Overviews saja, bahasa InggrisTanggal iklan berbahasa Indonesia atau iklan AI Mode di Indonesia
Campaign eligible, Okt 2026Search, Shopping, dan Performance Max yang sudah adaSearch, Shopping, dan Performance Max untuk inventory AI Overview yang eligibleBudget per placement atau opt-in terpisah
Panjang query, laporan AS Mei 2026Google bilang query AI Mode rata-rata 3 kali lebih panjang dalam laporan ASKlaim AS yang sama, bukan hasil lokalData panjang query Singapura atau Indonesia
Pencarian multimodal, Q3 20261 dari 5 pencarian AI Mode global memakai suara, gambar, atau dokumenKlaim global yang sama, bukan hasil lokalRincian pasar dan kualitas conversion
Klaim click-through, data AS 20 Agu sampai 3 Sep 2026Google bilang listing bersponsor dan organik hasilnya miripTidak ada angka lokalAngka click-through, ukuran sampel, dan rentang statistik

Launch di 10 negara itu memasukkan Singapura, Malaysia, dan Filipina dari Asia Tenggara. Indonesia tidak ada di daftar. Halaman Google Ads Help lebih spesifik: Indonesia bisa menayangkan iklan di AI Overviews, sementara Singapura dapat AI Overviews dan AI Mode.

Google sudah meluncurkan AI Mode dalam Bahasa Indonesia pada 9 September 2025. Produk pencariannya tersedia, tapi placement iklan terbarunya belum tentu ikut. Buat UMKM Indonesia, ini catch yang gampang hilang di balik headline regional.

Uangnya tetap masuk lelang yang sama

Google Ads Help bilang tidak ada biaya tambahan buat masuk AI Overviews atau AI Mode. Mekanisme lelang, cost per click atau bidding berbasis conversion, dan perlindungan invalid traffic tetap sama. Campaign yang eligible ikut otomatis saat placement-nya relevan.

Tidak ada budget khusus AI Mode. Advertiser juga tidak bisa hanya menargetkan AI Mode atau keluar dari placement itu secara terpisah dari Search. Negative keyword, brand exclusion, dan kontrol asset tetap berlaku, tapi permukaan barunya memakai dompet campaign yang sama.

Analisis kami: launch ini mengubah tempat budget Search bisa habis, bukan cara invoice dasarnya dihitung. Risikonya jadi gampang kelewat. Biaya, klik, dan conversion bisa bergeser tanpa baris bersih yang menunjukkan berapa porsi datang dari jawaban AI.

“Ads will be clearly labeled as “Sponsored.””

Shashi Thakur, VP and GM, Google Search Ads and Ads on Google Experiences, 28 Oktober 2026

Klaim utamanya belum punya angka pembagi

Google bilang click-through rate listing produk bersponsor dan organik di AI Mode sudah mirip. Buktinya berasal dari data internal AS pada 20 Agustus sampai 3 September 2026. Google tidak membuka kedua angkanya, jumlah pencarian, campuran advertiser, atau hasil Indonesia.

Klaim query lebih panjang punya batas yang sama. Angka tiga kali berasal dari laporan AS pada Mei 2026. Sundar Pichai menambah pada 28 Oktober bahwa satu dari lima pencarian AI Mode secara global memakai suara, gambar, atau dokumen. Google juga menangani lebih dari 50 miliar pencarian visual per bulan. Angka itu menunjukkan perilaku baru, tapi belum membuktikan return yang lebih bagus buat UMKM lokal.

Google melaporkan impression, klik, conversion, dan cost dari permukaan AI di report campaign biasa. Search term juga digabung. Owner bisa mengawasi total akun, tapi belum bisa memisahkan laba rugi AI Mode secara bersih dari kontrol yang dipublikasikan.

Singapura dapat tesnya, Indonesia baru preview

Tim operasional Singapura membandingkan enquiry pencarian yang detail dengan jadwal dan titik approval.
Query yang lebih panjang baru berguna kalau tim bisa membawa detailnya sampai workflow customer selesai.

Bayangkan kontraktor renovasi di Singapura. Calon klien bertanya siapa yang bisa merenovasi kantor aktif setelah jam kerja, mengurus izin, dan selesai sebelum masa sewa habis. Google bisa mencocokkan iklan ke query atau konteks jawaban AI. Landing page yang cuma bilang “renovasi berkualitas” tidak memberi bukti yang berguna buat sistem maupun buyer.

Sekarang pindah ke seller furnitur di Jakarta. AI Mode sudah jalan dalam Bahasa Indonesia, lengkap dengan pertanyaan lanjutan dan input gambar. Tapi Google baru mencantumkan inventory iklan di dalam jawaban sebagai bahasa Inggris dan khusus AI Overviews. Owner tidak perlu membongkar campaign demi placement yang belum punya tanggal launch berbahasa Indonesia.

Bedanya ada di timing. Advertiser Singapura perlu memeriksa hasil sekarang. Advertiser Indonesia sebaiknya membuat halaman produk menjawab pertanyaan detail, menjaga pengukuran Search tetap rapi, dan menunggu rollout lokal bertanggal sebelum mengklaim strategi AI Mode.

Jawaban bersponsor belum menyelesaikan job customer

Google bisa mengenalkan grup iklan lewat penjelasan buatan AI berdasarkan query, jawaban AI, dan informasi publik di website. Advertiser tidak bisa menulis, mengedit, meng-approve, atau keluar terpisah dari penjelasan itu. Google bilang teks tersebut tetap dibedakan dari copy iklan.

Itu membuat halaman yang jelas dan akurat makin penting. Harga, area layanan, batas pengiriman, aturan retur, dan aturan booking harus konsisten dari iklan sampai percakapan customer. Kalau website bilang satu hal dan tim WhatsApp bilang hal lain, konteks tambahan cuma mempercepat kekecewaan.

Kerjaan setelah klik tetap milik bisnis. AI agent customer operations bisa mengumpulkan request detail, memeriksa catatan approved, lalu menyerahkan exception ke manusia. Bukti terdekatnya ada di Rosalie Cheese: Order WhatsApp, saat staf meng-approve tiap order sebelum fulfilment lanjut. Membeli klik tidak menggantikan handoff operasional itu.

Apa yang perlu dilakukan UMKM sekarang?

  • Catat baseline. Simpan belanja iklan, enquiry berkualitas, order selesai, dan waktu handling staf selama empat minggu sebelum rollout. Klik saja tidak menunjukkan placement baru membantu atau tidak.
  • Audit pertanyaan di balik keyword. Tambahkan jawaban jelas untuk batasan yang benar-benar ditanya buyer, seperti area layanan, timing, stok, dasar harga, dan titik approval. Samakan semua klaim dengan tim customer.
  • Jaga lelangnya. Review negative keyword, brand exclusion, landing page, dan definisi conversion. Campaign lama bisa masuk inventory baru secara otomatis.
  • Baca search term tiap minggu. Cari pertanyaan panjang yang membawa customer berguna atau pemborosan. Reporting permukaan AI digabung, jadi catat enquiry yang benar-benar diterima tim setelah klik.
  • Rapikan handoff sebelum tambah budget. Tentukan pemilik lead, catatan yang harus dicek, dan titik harga, booking, atau janji perlu approval. Bandingkan alurnya dengan kerja manual di WhatsApp dan spreadsheet sebelum merekrut admin lagi.

Yang perlu dipantau berikutnya

  • Sebelum 31 Desember 2026: Apakah Google menambah Indonesia ke inventory iklan AI Mode atau menambah Bahasa Indonesia ke daftar bahasa.
  • Di update Google Ads Help berikutnya: Apakah advertiser mendapat reporting per placement, kontrol terpisah, atau cara menguji inventory AI Mode secara langsung.
  • Saat laporan Alphabet Q4 2026: Apakah Google membuka revenue pencarian AI, hasil advertiser, atau bukti per pasar di luar studi internal AS.
  • Setelah empat minggu operasional: Apakah UMKM mendapat lebih banyak job customer selesai per rupiah dan waktu handling turun, bukan cuma query lebih panjang atau klik lebih banyak.

Sumber

  1. Google Ads & Commerce Blog: Ads in AI Mode expand to new markets
  2. Google Ads Help: About ads in AI-powered experiences in Google Search
  3. Google and Alphabet: Q3 2026 earnings call: Remarks from our CEO
  4. Google Indonesia: Google Search: Memperkenalkan Mode AI di Indonesia

Common questions

Apakah iklan Google AI Mode sudah tersedia di Singapura?
Sudah. Google menambah Singapura ke inventory iklan AI Mode pada 28 Oktober 2026. Campaign Search, Shopping, dan Performance Max yang eligible bisa ikut otomatis lewat lelang Google Ads biasa, tanpa campaign atau surcharge terpisah.
Apakah iklan Google AI Mode sudah tersedia di Indonesia?
Belum per Oktober 2026. Google baru mencantumkan Indonesia untuk iklan di dalam AI Overviews, sementara Singapura mendapat AI Overviews dan AI Mode. Bahasa inventory iklannya masih Inggris, walau AI Mode sudah berjalan dalam Bahasa Indonesia sejak September 2025.
Bagaimana biaya iklan di Google AI Mode dihitung?
Google memakai lelang dan model cost per click atau bidding berbasis conversion yang sama dengan iklan Search biasa. Tidak ada biaya partisipasi tambahan dan advertiser tidak bisa membuat budget AI Mode terpisah.
Apakah advertiser bisa keluar dari iklan Google AI Mode?
Advertiser tidak bisa hanya menargetkan AI Mode atau keluar dari AI Mode secara terpisah dari Google Search. Kontrol yang sudah ada, seperti negative keyword, brand exclusion, dan asset pinning, tetap berlaku.
Apakah membeli iklan AI Mode membuat bisnis masuk jawaban AI organik?
Tidak. Google bilang iklan berbayar tidak memengaruhi jawaban organik di AI Overviews atau AI Mode. Placement bersponsor diberi label, sementara kutipan organik memakai sistem kualitas dan ranking Search yang terpisah dari lelang iklan.