Berjam-jam ngurus order, pembayaran, dan pengiriman—sekarang cuma beberapa menit review.

WhatsApp sudah menjadi channel penjualan penting bagi Rosalie, perusahaan food-tech Indonesia yang memproduksi keju dan camilan alami. Tapi, hampir 1.000 percakapan pelanggan tiap minggu membuat tim admin menghabiskan lebih dari empat jam sehari untuk menjawab pertanyaan, memproses pesanan, dan mengatur pengiriman.
Tantangannya bukan menarik percakapan. Tantangannya adalah mengubah percakapan itu menjadi pesanan selesai tanpa membuat pelanggan menunggu atau mengambil kendali dari tim Rosalie.
Mengubah WhatsApp menjadi channel pesanan yang terkendali
Biks Forge adalah solusi perdagangan WhatsApp bertenaga AI dari Biks, yang dirancang untuk mengubah percakapan pelanggan menjadi alur pesanan, pembayaran, dan pengiriman yang terkendali. Tiap percakapan memiliki jalur yang jelas dari pertanyaan produk hingga pesanan terkonfirmasi, review pembayaran, dan pengiriman, sementara tim Rosalie tetap mengendalikan persetujuan dan exception.
Seluruh workflow aktif dalam tiga minggu. Pelanggan tetap berbelanja melalui channel yang sudah mereka gunakan, sementara tim admin mendapat satu proses pesanan terhubung tanpa harus mengoordinasikan tiap langkah secara manual.
Apa yang berubah
- 92% lebih sedikit waktu admin harian: Lebih dari empat jam pemrosesan menjadi 20 menit review.
- Tingkat respons 99%: Lebih banyak percakapan pelanggan mendapat respons.
- Peningkatan penutupan penjualan lebih dari 50%: Diukur dibandingkan dengan tingkat sebelumnya.
Perubahan ini mengembalikan lebih dari tiga jam 40 menit tiap hari kepada tim Rosalie. Alih-alih memproses tiap pesanan secara manual, mereka bisa berfokus pada persetujuan, exception, dan pelanggan yang butuh pertimbangan manusia.
“Dengan agen AI baru ini, kami kini memiliki kendali penuh atas seluruh sistem pesanan dari awal hingga akhir.”


